Doc:Biro Politik (ULMWP)

DOGAIYEPOST.Com,ULMWP-Negara adalah hasil perjanjian antara rakyat karena adanya kesadaran untuk bernegara. Benny Wenda Deklarasihkan Kepemerintahan Sementara. Pada tanggal (1 Desember 2020). untuk mewujudkan Bernegara dibumi Papua. 

Setiap organisasai Papua Merdeka Harus menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat. Rakyat merupakan pemerintah bukan pihak diperintah. Rakyat Papua siap berpemerintahan dibawah komando UUD Sementara Papua Barat menuju bernegara.

Kemauan mendirikan negara adalah keputusan bersama untuk bernegara: supaya tidak ada lagi terjadi perseteruan antara manusia yg satu dgn manusia yang lain dalam kehidupan. Keputusan merupakan salah satu ajang untuk memberikan sebagian dari setiap kedaulatan (kekuasaan) yang dimiliki oleh rakyat untuk diatur.

."Bernegara adalah bertujuan untuk mengatasi perang. Agar melawan semua Sistim yang membendung kencenderungan manusia Jahat".Kata Bapak Thomas Hobes yakni (Homo Homini Lupus).

Memang negara  itu abstrak tetapi bisa diketahui melalui beberapa variabel merasakan Ideologi, melihat lambang negara, mendengar bahasa dan lagu Nasionalnya.

Belakangan atau dari dulu tepatnya sejak Papua dianeksasi 1963 terjadi fragmentasi dalam perjuangan Papua merdeka: Berjuang dalam dua fora yakni Angkat senjata dan Diplomatik. Sebetulnya strategi yg dipasang dalam merebut kemerdekaan adalah dua-dua sama penting dan tepat.

Tetapi realitasnya bertolak belakangan degan sejarah perkembangan juga sehingga tergolong-golong juga dalam perjuangan, ada yang mendukung perjuangan melalui angkat senjata yang berorientasi menuntut pengakuan negara karena dianggap itu yang paling tepat. Mereka ini prinsipnya adalah bahwa karena sudah punya atribut negara maka tinggal diakui oleh negara lain terutama negara yg berada di samping negara yg ingin mau merdeka atau mau bernegara.Sementara ada pula yang mendukung perjuangan dukungan melalui hubungan negara lain untuk mengakui wilayahnya sebagai sebuah negara yang berdaulat merdeka (Diplomasi). Keduanya memang benar karena kebanyakn negara yg merdeka hanya melalui kedua alternatif ini kecuali negara tanpa penjajahan seperti Thailand mungkin itu mujizat. 

Tetapi bangsa  dan wilayahnya yang dijajah selalu melewati dua metode tadi. Kedua metode tadi pun tidak terlepas dari taktik perjuangan yang terstruktur dan terorganisir tanpa begitu tidak mungkin akan ada negara.

Sekarang bangsa Papua. bangsa yang mengalami nasib penderitaan dan kebuntuan, ijinkan saya bertanya: apakah kamu ingin dijajah terus-menerus sampai selamanya.? Tentu tidak. Kalau tidak. kenapa kamu masih punya ego dalam medan perjuangan; terus menyimpan dendam sama kawan.? bukankah lawan kita adalah penjajah? Pahamkah kamu bahwa kita punya agenda tuntutan kita kemerdekaan.? Tidakkah kamu mendengar dan menghayati syair lagu cipta Arnol Ap Clemens "Hidup Suatu Misteri" yang mengingatkan kita dambaan kita bukan yang lain melainkan kebebasan.

Jika kamu tidak punya perasaan dan menyadari semua ini maka kamu bukan mencari kemerdekaan melainkan mencari yang lain. Kesadaran akan penjajahan lebih penting seperti kata Paulo bapak pendidikan Brazi l,"kesadaran adalah basis utama membentuk bangsa yang besar dalam mendirikan sebuah negara dari tangan penjajahan".

Seperti dimuka saya katakan bahwa perjuangan mesti membutuhkan taktik untuk meraih kemerdekaan.  Negara itu statis sebab berbicara soal identitas dan sebagainya sedangkan pemerintah itu dinamis, karena selalu mengikuti perkembangan zaman maka kapan dan dimana saja bisa berubah sesuai tuntutan zaman. 

Jika pemerintah yang berdaulat adalah syarat utama dalam bernegara kenapa yang lain menentang dan tidak mau melihat adanya UUD Sementara yang dirumuskan oleh Komite Legislatif United Liberation for West Papua (ULMWP) yang merupakan Lembaga politik bangsa Papua Barat.

Setiap individu mempunyai hak, hak itu adalah kedaulatan, pemerintah yang berdaulat muncul dari rakyat memberikan resultantenya kepada pemimpin ULMWP untuk membawa kedaulatannya mencapai dambaan yakni Kemerdekaan.

Saya mau bilang tanpa Pengakuan suatu negara bisa berdiri. Tidak perlu tunggu pengakuan yang penting langkahnya berpemerintahan. Masih ingat sejarah berdirinya Amerika Serikat mereka memproklamasikan 1776 tetapi pengakuan dari Inggris baru diberikan 1873 contoh yg sama pula Indonesia proklamasinya 1945 namun Belanda mengakuinya 1949 masi banyak lagi.

Ini kritik terhadap golongan yang selalu ngotot mempertahan prinsip merdeka degan menuntut pengakuan; Memang kita Papua mempunyai unsur-unsur kenegaraan tetapi itu hanya deklarasi yang menandakan bahwa disamping negara lain telah menempati negara baru.

Tingkat kemajuan pergerakan perjuangan ULMWP. Semakin meningkat hal ini dapat dilihat dari dukungan Negara-Negara lain maupun juga komunitas-komunitas internasional dan terakhir perumusan UUDS Papua Barat tidak lain merupakan langkah-langka kemajuan menuju suatu proses bernegara.

Mengapa ini dikatakan suatu langka maju karena meskipun atribut negara dimiliki oleh masyarakat politik namun tidaklah secara otomatis dapat menjadi negara ditengah masayarakat internasional tetapi kalau sdh ada  pernyataan dari negara-negara lain maka sudah tentu diterima sebagai negara baru yang secara konstitusi sudah merdeka.

Negara dalam konsep 'Montevideo Covenan' Adalah subjek hukum internasional mensyaratkat kemampuan melakukan hubungan dgn negara lain karena jika negara sebagai subjek hukum internasional maka pemerintahan berdaulat negara bersangkutan (ULMWP) tadi harus mampu menjaring dukungan hubungan degan negara lain.

Terakhir, kita tidak mungkin merdeka apabila terus-menerus tidak menyadari bahwa ada yang sedang menjajah bahwa ada yang mempermainkan kita.  

Kesadaran menjadi yang paling penting dalam perjuangan. Tidak perlu yang lain; saya bicara Papua Merdeka berarti harus bersatu melawan kolonial jangan memperdebatkan atau mempermasalahkan jalan menuju kemerdekaan  panjang atau pendek karena dengan bersatu seberapa jauh atau dekat kita bisa capai degan semangat bernegara.  Inti dari semuanya jalur strategi mencapai kemerdekaan seperti berikut: Bersama. Bersatu. berjuang. dalam (ULMWP )menuju Kemerdekaan. Sebab (ULMWP) adalah organisasi yang dibentuk adanya kesadaran untuk bernegara.

Catatan.
Siapapun Jangan sekali-kali membius Rakyat Papua degan pemahaman kemerdekaan tidak akan datang dari luar negeri, itu sebetulnya salah BESAR. kata siapa.! Mestinya kalau mau paham tetang hal itu kamu harus belajar ilmu negara akan Hukum Negara. Dan kamu yg paham jangan menyebarkan pemahaman yang salah karena akibatnya memperpanjang penderitaan rakyat Papua itu sendiri. 

Bagi yang tidak mau berpemerintahan dulu silakan keluar dari garis Referendum dan urus perpanjangan masa penderitaan rakyat Papua. Karena ULMWP adalah lembaga politik Bangsa Papua yang menganut trias politika alias Pemisahan Kekuasaan Ekeskutif, Legislatif, Yudikatif  siap bernegara. Papua Merdeka.


Sumber Tulisan: Biro Politik ULMWP
Edit: Berliy Tenouye/Dogaiyepost

Post a Comment

Previous Post Next Post