Oleh: Berliy Tenouye

8 Desember 2014. Menjadi cerita paling tragis, yang menurut saya adalah Misteri. Karena hati saya terpukul dgn adanya cerita yang tdk akan bisa Lupa, karena Cerita itu akan selalu tergores dalam hati yang akan menimbulkan Sakit. Sehingga malam hari sahat saya beristirahat, Cerita itu akan selalu menganggu tidur saya.

Paniai Berdara, Cerita Paniai Berbedara menjadi Dunia Goncang. Proses Hukum indonesia menjadi melemah, dan tidak tau dimana persindangannya. Masyarakat Kab.Paniai Propinsi Papua, Terus protes dan membuang suara untuk mengadili pelaku tersebut. Tetapi Jakarta hanya melihat dan tertawa.

Hari berganti Hari, Tahun berlanjut berganti Tahun, Pemerintah Indonesia hanya mengangah. Dan tidak ada lagi yang namanya Proses Hukum untuk Kasus Paniai Berdara Pada tgl 8 Desember 2014. Semuanya hilang dan terdiam. Indonesia yang dinilai sebagai negara Hukum kini hanya tinggal nama. 

Masyarakat Paniai Terus menangis, Hati Masyarakat Paniai masih terluka. Karena kasus Paniai Berdara adalah bagian dari jiwa seluruh Masyarakat Paniai dan juga seluruh Rakyat Papua

Dan Karena tidak ada Proses Hukum yang berlanjut untuk memproses/adili Pelaku pembunuh 4 Siswa di lapangan Karel Gobai Kab.Paniai Ibu Kota Enarotali. 

Seluruh Masyarakat Paniai dan Rakyat Papua menilai bahwa, Pembunuh tersebut adalah Pemerintah Indonesia.

Karena Pemerintah Indonesia Hanya diam dan melihat lalu tertawa. Sama halnya secara garis besar "Jakarta Tertawa". Dan Menurut Rakyat Papua TNI/Polri tersebut adalah Jakarta.

Banyak sekali Kasus-kasus Pelanggaran HAM, Yang Jakarta lakukan terhadap Manusia Papua di Bumi Cenderawasih, Bukan hanya di Paniai, tetapi didaerah seluruh Papua, Operasih Militer indonesia masih terus Membara dibumi Papua, Jakarta hanya Tertawa, dan Menciptakan Bisnis-bisnis di Papua, hanya untuk menjadi jakarta Kota Termaju.

PT.Blok wabu adalah salah satu PT yang diciptakan dari jakarta, untuk kepentingan kemajuan Ekonomi indonesia. Sama halnya juga dengan Ototnomi Khusus(OTSUS).

Lahirnya Otsus Pada Tahun 2021, Hanya menjadi Jakarta Kota termaju. Manusia Papua dijajah oleh Rupia melalui Otonomi Khusus(OTSUS). 

Papua tidak membutuhkan banyaknya Bisnis-bisnis atau Menjadi pejabat Muka depan indonesia, Tetapi yang Papua butuhkan adalah Referendum.

Di akhir Tahun 2020, Banyak seruan dan Aksi-aksi Manusia Papua untuk Tolak Otonomi Kusus(OTSUS), Yang jakarta akan Melanjutkan di Tahun 2021.Dan tetapi Manusia Papua Menilai Otsus Jilid II harus Tolak dan gelar Referendum di Papua Barat.


Jakarta 25-Novomber-2020

Post a Comment

Previous Post Next Post