PERUBAHAN TUAN RUMAH PAPUA - Dogaiye Post

Breaking

Home Top Ad

No Dialog; Yes Referendum

SEGERA

Bebaskan Tahanan Politik Papua

Tuesday, July 14, 2020

PERUBAHAN TUAN RUMAH PAPUA


Fhoto: abet Mote mahasiswa Papua



𝐀. 𝐩𝐚𝐩𝐮𝐚 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐚𝐩𝐮𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢

Hidup itu masalah, namun jangan lupa juga bahwa hidup itu sebenarnya adalah sebuah anugerah yang tak ternilai harganya yang tentunya diberikan oleh tuhan sang pencipta dan memelihara. Kehidupan yang bermasalah ada karena adanya kesenjangan antara sebuah harapan dan sebuah kenyataan.

Rakyat membutukan kesejahteraan hidup namun para pemimpin papua yang sedang memimpin papua tidak serius untuk mewujudkan kesejahteraan. Tentu dalam menjalankan kepemimpinan, seseorang ingin terhindar dari masalah-masalah yang mengamat pembangunan, namun sebenarnya setia masalah pasti ada jalan keluarnya."

Jika kita membaca sejarah dunia mungkin saudara rahu tentang seorang pemimpin Legendasaris PERANCIS, jenderal CHARLES DE GAULLE dalam bukunya sword of power menyatakan pemimpin harus mempunya intelek, namun lebih penting lagi ia harus mempunyai naluri. Naluri disini adalah semacam panca indera ke enam untuk membaca situasi yang tidak terbaca oleh kaum awam.

Dalam mencari peluang dan solusi, yang membedahkan pemimpin dari pengikutnya adalah kemampuan untuk menyambung nalar dengan naluri hal semacam inilah yang harus ada pada dari setiap diri setiap pemimpin papua. Menjadi orang papua atau orang luar yang pemimpin di tanah papua itu sangat sulit, bahkan seorang pemimpin berada di dalam dua pilihan yang amat sangat menyakitkan secara psikologi. Sebagaimana adat papua harus mampu menyikapi situasi politik yang ada di papua hari ini" namun ia juga harus mampu menjalankan program-program pembangunan. Kita ingat betul beberapa peristiwa yang sangat membuat kaget, seperti pembunuhan yang banyak terjadi di jayapura, nabire paniai dan sebagainya.

Di bidang Ekonomi pemimpin harus mampu membaca peluang Ekonomi yang ada di tanah papua terutama mama-mama papua pribumi tang menjadi pengusaha harus di berdayakan bukan diperdaya. Tidak ada keperpihakan kepada mama-mama dan anak pengusaha papua, pada hal telah terjadi probelem-probelem Ekonomi yang dapat di jadikan peluang Ekonomi yang luar biasa bagi papua.

Kebanyakan pemimpin dari tahun ke tahun hanya menjadi pemberi janji manis kepada rakyat terlantar terutama mama-mama fribumi papua dan pengasaha amat.

Coba saudara lihat dengan dana Otonomi khusus (OTSUS) trilliunan rupih lalu posisi-posisi jual mama-mama papua hampir di seluruh tanah papua" mereka selalu berjual di emperan toko, disamping jalan, dan lain-lain. Sunggu semua itu sangat menyakitkan. Sangat tidak berbanding lurus. Bukan hanya itu, masalah pendidikan juga wajib menjadi perhatian pemerintah.

Banyak bangunan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan secara fisik dan hal ini harus membutukan perhatian dan kebijakan serius dari pemerintah setempat, jangan terlalu mengangkap rendah akan suatu kejadian atau masalah, selain itu, pembangunan non fisik juga harus menjadi perhatian papua kususnya bagi mereka yang menjadi pemimpin. Jangan hanya terlalu sibuk dengan hal-hal yang bersifat pencitraan saja. Pemimpin yang revolusioner adalah pempin yang dengan sikap mampu menyikapi situasi yang terjadi di dalam kehidupan rakyat terlantarnya. 

Jangan hanya duduk di kantor dengan berbagai macam ide-ide cemerlang omong kosong dan menyesatkan.
Tanah Papua membutukan seorang pemimpin revolusioner yang serius persen berasal dari rakyat, yang perna menderita bersama rakyat disana, dan tentunya harus takut tuhan. ketika pemimpin berasal dari insiden rakyat. Sehingga apa yang dipikirkan dan dilaksanakan berdasarkan kenyatan yang ada di rakyat dan tentunya merupakan kehendak Tuhan.

Jika pemimpin mau menyelesaikan masalah-masalah, maka jelas bahwa pemimpin itu harus selalu berpihak ke depan, selalu mencari peluang dan solusi. Banyak pemimpin di papua, jika menemukan masalah, ada sifat pembiara sekan-akan tidak tahu masalah atau persoalan yang sedang terjadi didalam interaksi sosial.

Ketika di lakukan pembiaran terhadap sebuah masalah sebenarnya pemimpin tersebut sedang menutup peluang-peluang yang ada dalam masalah tersebut.
Pemimpin tersebut sedang menjaukan diri dari semua peluang yang ada di depan mata. Maju, sikap tepat waktu dan kapanpun ada masalah, ada peluang jadi pemimpin revolusioner jangan santai.

Jadilah pemimpin yang menjadi solusi bukan trouble maker or destroyer alias pengacau dalam tatanan nilai-niali kehidupan masyarakat papua. Tidaklah mudah jika seorang pemimpin ingin mengubah suatu masalah untuk menjadi sebuah peluang. Dalam hal ini seorang pemimpin membutuhkan motif yang kuat dari dalam hatinya.
Artinya ada sesuatu yang menjadi pokok pehratian, pemimpin harus fokus dan jangan mudah menyerah, karena dalam mengadapi hal-hal seperti ini dibutukan keteguhan hati.

Ingat rasa puas seorang pemimpin terletak pada apa yang dinamakan kenikmatan atau kebahagian. Rasa puas belarti perasaan senang karena sesuatu yang dianggap sulit sekali ternyata bisa menjadi peluang yang menyenankan. Perasaan puas sebenarnya menjurus kepada ketidak bahagian.
Makin banyak rintangan atau tantangan dalam melaksanakan oleh seorang pemimpin untuk mencari solusi pemecahan masalah tersebut. Jika rintangan datang dari lawan politik, jangan takut dan menghindar namun manfatkan moment itu untuk menujukkan keberhasilan-keberhasilan dalam pembangunan sehingga orang lain akan merasa malu.

-𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐩𝐫𝐢𝐧𝐬𝐢𝐩𝐧𝐲𝐚., kebenaran itu tak perlu dibela. Kebenaran Dia tau dimana Dia harus berada, karena Kebenaranlah yang mulia.

Jangan kita berkehendak untuk memposisikan diri, seakan kita lah yang lebih mulia dari pada Kebenaran, karena prinsip itu sudah salah.

Mari kita berjuang yang Benar sesuai dengan apa yang harus kita lakukan, agar Kebenaran dapat mengambil posisi yang tepat untuk menyatakan KemuliaanNya,"

𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑔𝑒𝑛𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑏𝑒𝑟𝑘𝑒𝑚𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑀𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝑃𝐴𝑃𝑈𝐴.

𝐾𝑎𝑚𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑟𝑎𝑘𝑦𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑡𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑡𝑖𝑡𝑖𝑝𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑠𝑖𝑛𝑖(𝑃𝐴𝑃𝑈𝐴).

𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑠𝑎𝑙𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑖 𝑝𝑜𝑛𝑑𝑎𝑠𝑖𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖 ℎ𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎 𝑘𝑎𝑝𝑎𝑛 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑡𝑖𝑎𝑠𝑎ℎ.

𝐾𝑎𝑚𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑤𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑏𝑎𝑛𝑔𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑝𝑢𝑎, 𝑝𝑎𝑝𝑢𝑎 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑎𝑚𝑎.

𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑎𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘 𝑖𝑑𝑒𝑙𝑜𝑔𝑖 𝑝𝑎𝑝𝑢𝑎 𝑑𝑖𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑠𝑒𝑗𝑎𝑟𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑐𝑎𝑡

𝐌𝐄𝐍𝐘𝐔𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐊𝐄𝐒𝐄𝐃𝐈𝐀𝐍 𝐀𝐈𝐑 𝐌𝐀𝐓𝐀 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐏𝐀𝐏𝐔𝐀

𝐁. 𝐤𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐩𝐮𝐬 𝐚𝐢𝐫 𝐦𝐚𝐭𝐚

Sadar ataupun tidak, aku adalah pasanganmu, sesibuk apapun kamu, harusnya tetap memberi waktu untuk menganggap aku ada

Jika melupakanmu mudah, mungkin aku lebih memilih menjalani
kehidupan baru bersama orang baru, namun kenyataannya aku tidak bisa,

Aku menghapus air mata, menguatkan diri, dan melakukan segala hal sendiri demi berjuang bersamamu menuju kesuksesan kita

Bukankah ini demi KITA ? Namun kenapa hanya kita yang berjuang, berkorban, dan berusaha. (Kata perjuangan adalah kerjah oknumnya yakni, kembali ke keriel nyata lalu, jeripayah baik entah buruk)

Oleh karena itu?
Jadilah orang yang terbaik demi untuk, bangsa nusantarah west papua,
Tentu bagiku yang terbaik adalah untuk komunal/rakytku sendiri demikian juga bagimu yang terbaik adalah untuk komunal/rakytamu sendiri' (Itu pejuang teradisi akurat membuat orang lain).

CACATAN.?
Cara pembalasan yang setimpal adalah,
Nasib bukanlah merupakan persoalan kesempatan, tapi merupakan pilihan, yakni bukan sesuatu yang harus ditunggu, tapi sesuatu yang harus diupayakan..!

𝐏𝐑𝐈𝐍𝐒𝐈𝐏 𝐑𝐄𝐕𝐎𝐋𝐔𝐒𝐈

𝐂. 𝐩𝐞𝐫𝐬𝐨𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐭𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐩𝐫𝐢𝐛𝐚𝐝𝐢

Mengawali sebuah revolusi harus berawal dari dalam diri ketika melihat kondisi sekitarnya, hal ini memulai ketika kita melihat, merasakan dan mendengar apa yang kita alami, merasakan bahkan melihat apa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat hari ini.

Apa yang terjadi saat ini di papua perampasan hak hidup, perbudak, penyiksaan disitu tercipta perbandingan kelas antara orang papua dan org pendatang.
Dalam situasi seperti ini mampuhkah orang papua bangkit merevolusi sebuah keadaan ini untuk mewujudkan papua yg bebas dari : kapitalisme, imperialisme,dan militerisme. Tak ada kata lain bangkit dan lawan itulah solusi.

Penulis: Abet Mote

Editor: Hans Gobai.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Terimakasih anda sudah bagikan