AMP dan FRI-WP Yogyakarta: Tolak Otsus! Dan Meminta Referendum! - Dogaiye Post

Breaking

Home Top Ad

No Dialog; Yes Referendum

SEGERA

Bebaskan Tahanan Politik Papua

Saturday, July 18, 2020

AMP dan FRI-WP Yogyakarta: Tolak Otsus! Dan Meminta Referendum!



Masa aksi sedang mendengar orasi politik sambil memegang poster-poster
di titik nol KM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Doc.DP



YOGYAKARTA,DOGAIYEPOST-Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Yogyakarta dan Front Rakyat Indonesia untuk Papua Barat (FRI-WP) siang tadi selasa 14/07/20 melakukan aksi demonstrasi di titik Nol Daerah Istimewa Yogyakarta, mereka menolak perpanjangan Otsus dan menuntut berikan hak penentuan nasib sendiri di atas tanah Papua melalui mekanisme Referendum.

Karena menurut mereka selama 20 tahun Otsus berlaku sama sekali tidak menjawab persoalan rakyat Papua, terutama soal perlanggaran-pelanggaran HAM. Selain itu mereka juga  menggugat hasil PEPERA 1969 yang terbukti ilegal dan cacat secara hukum dan moral.

“namanya otonomi itu mau eksploitasi seluas-luas sumber daya papua dan tidak mensejahterakan orang Papua” Kata Yuberson Giyai,  selaku Kordinator Umum, saat diwawancarai media ini di TKP.

Giyai Menjelaskan, sejarah membuktikan tahun 1969 pada waktu PEPERA tengah berlangsung, rakyat dari daerah Enarotali, Waghete, dan Moanemani pernah mengadakan perang melawan negara Indonesia sebagai bentuk penolakan terhadap agenda PEPERA yang jelas penuh kecurangan dan moncong senjata.

 “Kami turun aksi karena 1969 PEPERA itu tidak secara demokrasi dan waktu itu banyak daerah itu tidak terlibat dalam PEPERA itu.” Giyai Menambahkan.

Menurut Yuberson Giyai, Otonomi memang kelihatannya baik tetapi dibalik kebaikkan itu terdapat keburukan yang begitu besar.  Pasalnya tidak pernah berhasil menyejahterakan orang Papua dalam segala bidang. Beliau mengatakan Otsus itu produk hukum yang gagal sebab ia hanya sebagai pintu pemusnahan.

“sa lihat Otonomi itu nama saja yang baik. Mereka kasi otonomi itu pintu kematian bagi orang papua, karena selama ini pendidikan, kesehatan, dan segala fasilitas tidak sejahtera selama 20 ini. Maka itu jangan beri kami Otsus lagi tapi beri kami Referendum. Tegas Giyai tutupnya.

BERIKUT ADALAH ISI PERNYATAAN SIKAP:
  •  Tolak Otusus Jilid II;
  • Gugat Hasil Pepera 1969;
  • Bebaskan Seluruh Tahanan Politik Papua Tanpa Syarat;
  • Tolak Omnibus Law, Cabut Uu Minerba Dan Sahkan Ruu Pks;
  • Tutup Freeport Dan Seluruh Perusahan Asing Di West Papua;
  • Tolak Pembangunan Markas Militer Di West Papua;
  • Buka Akses Jurnalis Seluas-Luasnya Di West Papua;
  • Cabut SK DO 4 Mahasiswa UNHAIR;
  • Tarik Militer Organik Dan Anorganik Dari Seluruh West Papua; Dan
  • Berikan  Hak Menentukan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demokratis Bagi Bangsa Papua.


Admin

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Terimakasih anda sudah bagikan