Sepintas Cerpen Pelanggaran HAM di Papua Barat - Dogaiye Post

Breaking

Home Top Ad

No Dialog; Yes Referendum

SEGERA

Bebaskan Tahanan Politik Papua

Tuesday, June 2, 2020

Sepintas Cerpen Pelanggaran HAM di Papua Barat




Oleh: Abet Mote

Banyak anak-anak papua berpikir, Tentang persoalan papua seperti pelanggaran ham dan beberapa persoalan lainya. Bagaimana agar dapat diselesaikan dengan secara via hukum dalam negara dan didunia international.

Saya hanya berpendapat sesuai global, Karena Indonesia menjaja papua ikut perkembangan politik dunia international, Yang bisa dibilang bisnis-binis kapitalis, Karena saat ini hukum tidak menjamin ketika kepentingan negara menabrak hukum negara. Kita harus mesti melihat secara global.
Kenapa Israel dapat membunuh orang falistin dengan begitu kelihatan didepan mata dunia.
Adakah hukum yang memenangkan kaum yang dibunuh itu, agar mereka dapat diadili dengan secara hukum. Ternyata."Tidak ada".Yag ada hanya mengangah dandilupakan.

Sama persisnya seperti di Papua. Manusia Papua dibantai dibunuh tempatnya di Paniai,Wasior dan Wamena. Papua berdara. Adakah hukum yang memenangkan disana ketika kasus menduia di meja PBB. Sayangnya."tidak ada". Pemerinta dan elite-elite Papua hanya mengangah dan melupakan Masalah Papua.

Pastinya kita sebagai anak-anak putra dan putri papua kita mesti harus bersuara dan bertindak.
Agar supaya masalah ini dapat diterapkan dengan baik, dengan secara Hukum UU yang tercatat oleh negara ini. 

Dan juga. Kita anak-anak papua, Jangan bicara hukum kalau mau melawan sistem. jangan juga ditempuh melalui hukum juga, Tapi kalau hanya pura-pura silakan pakai itu."gratis kok".

Disini ada (2) dua hal bahwa.? Sistem perang nyata atau sistem hukum. 
Mari kita klarifikasi dua obsional yaitu..? pilihan akan selalu ada untuk menguji kita, Apakah saya akan tetap bertahan dengan idealisme meskipun berada di lingkungan yang bermain kotor/bersi.
Godaan bagaikan maling, datang kapanpun dan dalam bentuk apapun, Menjerumuskan masa depan siapa pun individu yang lengah.
Jatuh dalam godaan, dampaknya seumur hidup.

Ibarat peribahasa, Nilai setitik rusak susu sebelang. Hal ini akan merusak reputasi dan meninggalkan catatan hitam dalam perjalanan hidup. Jika dilihat dari sudut pandang lain, justru idealisme inilah yang menjadi faktor kunci kelebihan generasi muda dibandingkan dengan generasi boomers saat ini.

Kita bisa mengubah bangsa west papua ini dengan pemimpin yang jauh lebih berintetaksi dan berkualitas dalam hal.? Semua komposisi. Pemuda bisa menjadi pemimpin asalkan yakin" Yang lebih baik dengan belajar dari keselahan pemimpin saat ini dan memperbaikinya di masa yang akan datang. Bagaimana dengan boomers yang menganggap remeh dan jarang mendengar suara pemuda hanya karena kita belum memiliki pengalaman yang sepadang dengan mereka.

Menurut saya.? Hal ini dalam momentum yang tepat untuk membuktikan bahwa usia muda juga bisa berkontribusi mulai darihal-hal yang kecil sesuai porsinya. Dan banyak orang bilang, sebelum bisa memimpin orang lain, Belajarlah baru kita bisa sukses dan dapat memimpin orang lain untuk bersama-sama melakukan perubahan. 

Kita melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat dengan kemampuan dan minat
masing-masing, Berjuang bersama untuk menjawab tantangan ini. Setiap kegiatan kita yang memperbaiki masalah negeri ini, sekecil apa pun, ibarat menambel lubang-lubang kecil yang belum tersentuh dan dirasakan oleh mereka yang memimpin. 

Re-negerasi muda bangsa west papua bersatu dan membentuk pergerakan nyata dan berdampak positif. Apabila dilakukan secara bertahap dan konsisten maka suatu perubahan besar akan tercipta. Gerakan melalui tindakan nyata yang inspiratif, kreatif, dan inovatis untuk memotivasi pemuda lainnya bergerak menuju suatu babak baru: Perubahan yang datang dari pemuda. 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Terimakasih anda sudah bagikan