Motivasi, Keluar & Temukan Diri yang Sesungguhnya - Dogaiye Post

Breaking

Home Top Ad

No Dialog; Yes Referendum

SEGERA

Bebaskan Tahanan Politik Papua

Friday, February 21, 2020

Motivasi, Keluar & Temukan Diri yang Sesungguhnya



 
Ilustrasi
Oleh: Yubal A. Nawipa

Buat laki-laki yang merasa sulit terbuka kepada orang lain karena berasumsi takut ditolak atau karena malu. Sebagian lagi takut keterbukaan, berpikir bahwa membuka celah pada pakaian perang celah sempit di bagian rapuh yang dapat dipakai berpotensi  menyerang. Kaum laki-laki biasanya takut kalau membiarkan orang lain masuk, kemudian orang-orang tersebut menemukan kelemahannya atau kesalahan tersembunyi. Laki-laki suka membual kepada dunia, tetapi dapat menyimpang ketakutan mendalam tentang kemampuannya untuk menyesuaikan diri dengan bualan itu. Tetap tertutup, menolak siapapun untuk masuk.  Dan dapat menjadi cara melindungi diri supaya tidak terekspos. Perempuan cenderung sebaliknya; mereka membicarakan ketakutan mereka dan berusaha mengatasinya bersama orang lain. Sedangkan laki-laki ingin membunuh  sendiri naga dalam hidup mereka. Bagi laki-laki  semakin besar kemungkinan untuk terbongkar semakin besar kebutuhan untuk melindungi diri dan tetap tersembunyi.

Seringkali perempuan tidak mau laki-laki yang mereka sayangi menutup diri. Mungkin alasannya laki-laki yang menutup diri tidak dapat dikenal; laki-laki yang menutup diri itu mencurigakan hehehe dan sebagainya.

Tidak perlu takut/malu mengakui kelemahan jika ‘pengakuan itu adalah kebenaran atau simbol kejujuran’. Mengakui kelemahan  membuat anda dapat menerima kelemahan dalam hidup anda, tetapi penerimaan tidak harus menjadi akhir cerita. Kebanyakan laki-laki merasa tidak nyaman menghadapi kelemahan sendiri.

Kelemahan dapat bertumbuh semakin kuat dan berpengaruh ibarat kau memberi kelemahan itu kekuatan seperti naga. Bukannya menghadapinya dan membawanya ke tempat terbuka, anda menyembunyikan dan memeliharanya dengan diam-diam. Mungkin sekaranglah waktunya berhenti memberi makan kepada naga itu dan mulai membunuhnya.

Diluar sana ada banyak orang ingin mengenal anda, mereka tidak bermaksud supaya menyerang anda melainkan benar-benar tertarik kepada anda sebagai pribadi yang hebat. Kamu sendirilah yang anggap saya tidak berguna; tidak bisa, tidak mampu; padahal kamu bisa, mampu, hebat, kitorang adalah pribadi yang istimewa ‘utusan’ TUHAN loh. Hambatan apapun bisa diatasi cukup dengan cara memberanikan diri keluar dari gua ketakutan yang membelenggumu. Coba bayangkan, barangkali kamu bisa terkejut berapa banyak orang yang menunggu anda keluar  dari gua untuk bersikap terbuka?.

Deskripsi diatas mengindikasikan kita supaya menjadi pemberani (dalam konotisi yang positif) untuk memeriksa keadaan dalam diri kita, menghadapinya dan memperbaikinya disaat diperlukan. Dan saya yakin kamu akan lebih nyaman dengan diri anda yang sebenarnya dan jauh lebih mudah bersikap terbuka kepada orang lain yang menyukaimu dalam bercakap-cakap atau sebatas obrol-obrol atau mungkin melakukan kegiatan yang diperlukan dalam kehidupan.

Semoga tulisan ini berfaedah bagi kita sekalian. Tulisan ini bukan merupakan rangkuman hasil penelitian namun sebatas beropini. Akhirnya Saya menyadari bahwa tulisan ini tidak sempurna. Karena itu, jika ada salah kata dalam penulisan ini yang menyinggung para pembaca, penulis memohon supaya memberikan rekomendasi di kolom komentar guna memperbaiki tulisan-tulisan lain kedepan. Syalom! Tuhan Memberkati Kita Sekalian.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Terimakasih anda sudah bagikan